Saturday, December 31, 2016

1 Rumah Runtuh, 1 Korban Terluka

"Alhamdulillah" kata yang pertama diucapkan oleh Mbah Podo (kerap dipanggilnya) sesepuh desa Jaten (9/3), Mojo, Andong, Boyolali yang dapat selamat dari naas runtuhnya rumahnya tersebut, meskipun dengan sedikit luka pada tubuhnya dibagian lutut dan kepala. Kejadian itu terjadi pada Sabtu malam (31/12) pada pukul 19.00 wib, namun kejadian itu diketahui oleh warga sekitar pukul 19.43 wib dikarenakan jauhnya rumah dari keramaian warga Jaten dan juga ada acara nikahan di Rt itu juga. "Aku ditakoni Pakdhe Gudel, kok dengaren omahe mbahku petengan, yowes tak parani jebule malah omahe ambruk" tutur Muhtakul kepada warga. Cucu Mbah Podo (muhtakul) yang mengetahui pertama kejadian tersebut melihat kakeknya sudah berada diatas atapnya yang runtuh dan segera mengevakuasi kerumah sebelahnya (rumah anaknya) dan segera mengobatinya.
Sepintas mengetahui kabar tersebut, warga berempati terhadap kejadian itu dan segera bergegas mendatangi lokasi kejadian. "Aku krungu koyo omah ambruk, terus aku nggoleki neng mburi omahku tak kiro gubuk mburi omahku ambruk, ambi tak sentar senteri tapi ra nemu kejadian kui, malah etuk kabar jare omahe Mbah Podo ambruk" kata Agus, salah satu warga yang mendatangi lokasi.
Mbah Podo merasa syukur sekali dengan keselamatan dirinya, karena bisa bangkit dari reruntuhan rumahnya "aku mau iseh turon neng amben mburi ngerti-ngerti ambruk, sirahku iki mau seng rodok loro ketiban gebyok" tutur Mbah Podo ketika ditanya. Memang rumah Mbah Podo itu sebelumnya sudah doyong karena termasuk rumah tua dan belum direnovasi.
(Mahfudz/Minggu, 01 Januari 2017/Boyolali)

Thursday, December 1, 2016

Dinggo Dolanan Negoro

Dasar seng paling dasar bahas bab NKRI, lha wong wes ngerti nek NKRI Harga Mati kok isih masrahke Negoro Indonesia neng negoro liyo, kui cangkem karo realita ndak podo ndan??

Seng tak nyeseli meneh, saiki jaman wes kualik 90 derajat ki, nek do ndelok kleru-klerune omongan malah do titen, tapi nek keapikane jarang banget do ngerti. Seng bener iso salah seng salah justru lumrah...ki neng Indonesia yo akeh tunggale...duh
Nah, ono meneh seng jenenge Omongan bener tapi disalahke. Nek manut tekstuale mesti do mumet ndase, soale ora dipahami opo isi lan maksud ungkapan utowo tulisan. Wong salah nafsirke kok malah nyalahke...istilahe ngne ndes, ono wong ngisi materi, bahasane rodo duwur. Lha ono wong utowo gondes seng nglakoni opo omongane, mergane gondes kui sok paham, ternyata opo seng dilakoni gondes mau salah utowo ngawur...njuk sing disalahke rak pemateri seng ngisi materi mau to ndes...lha sidone seng dihakimi seng ngisi materi. Padahal karepe pemateri ki ra ngno tapi dilakoni seng bedo...yowes, bubar sidone.
Nah, hubungane kabeh mau ngne ndes...
Nek NKRI wes di kuasai wong jobo utowo sing ora pribumi, bakale ciloko rek...koyo mauke, seng bener iso salah, seng salah dadi lumrah. Nek pancen awakmu ngomong NKRI Harga Mati, yo ojo masrahke Indonesia neng negoro liyo rek. Nek ra pengen di idak-idak karo wong jobo...jur tenan
Isone yo ngakeh-ngakei ngibadah wae lah, soale seng tak bahas mau wes mlebu tondo2 arep kiamat e...makane ojo kakean maksiat...nek ws kasep yo Modaro...hhahaha 

Sunday, September 18, 2016

3 mahasiswa pengacara yang sukses, neng ngaliyan versi HmI




Ndelok seko photo nduwur kui, yoiku 3 mahasiswa Ngaliyan seng wes dadi pengacara sukses. Asline aku yo ora nyongko nek wong 3 kui iso dadi pengacara sukses ndes, tapi bar tak telisik luweh jero, ternyata bener nek wong telu kui wes dadi pengacara seng sukses nda. Dikuatke karo bukti-bukti seng wes tak tangkep seko data-data lan berkas-berkas keanggotaan HmI seng ono neng Ngaliyan juga. Nah, piye luweh jelas e kebukak kesuksesane wong 3 mau, langsong wae tak absenke.

1. Opan (pojok nduwur seng madep njobo, lungguh kursi)
Wong siji iki, penggawean mben dinone yo nyekeli leptop mbek yutuban, pesbukan wong ndelalah yo seng dipanggoni ki ono waifine, wes mulyo tenan uripe. Gek ngono yo gendakane lancar jaya ora tau kendat.

2. Kusen ( ngisor e Opan, klambi kuneng)
Nah, nek wong siji iki penggaweane yo luar biasa ndes, nek HPne iseh ono batrene, wonge ra bakal pindah panggonan soale yo wonge COC.an tok gaweane ki. Po meneh nek iseh WAR utowo gelut karo tanggane, nek mok takoni ra bakal njawab ndesss, kuranga sukses opo jal.

3 Sapingi ( seng leptopan mbek nyekele gitar kaos ireng)
Seng jenenge Sapingi iki gaweane yo ngono kui, gowone leptop nek ra yo gitar. Wong yo sapingi iki yutuber Ngaliyan seng ora terkenal karo pengamen rawani ngamen. Makane kui, sapingi iki termasuk pengacara sukses.

Lha to, saiki wes ngerti sopoan wae mahasiswa sukses seng neng Ngaliyan versine HmI seng ora ono ke papat lan kelimo lan seteruse dadi Pengangguran Banyak Acara ( PENGACARA) sukses mau.

Thursday, May 19, 2016

Senandung Riang Para Pejuang

oleh : Mahfudz Ali
aku tau kamu dari tingkah lakumu,
aku paham sifatmu dari omonganmu,
kegiatanmu membuatku berfikir liku,
dan menjadikanku kontra kepadamu,
bukan sebab kuasa jadi prioritas,
ternyata memang kamu yang bringas,
semua masalah takkan tuntas,
dan uang lah yang jadi pembatas
ku pikir kamu orang yang kami butuhkan,
bak raja menyejahterakan rakyat,
namun semua terbongkar dengan keadaan,
dari orang pemikir filsafat, yang mendatangkan sebuah mukjizat

20/05/2016 07:02 wib

Friday, March 18, 2016

lirik lagu Wakil Rakyat (MARJINAL)











 *Hanya satu hari kau jadi malaikat
Ngasih sembako untuk semua rakyat
Habis seratus tahun kau jadi penjahat
Kerjaannya nilepin uang rakyat

**Wakil-wakil rakyat tunjukanlah pada kami
Suri tauladan seorang pengabdi
Jangan ajari kami terus menerus
Yang hanya bisa ngabul dan korupsi

Banta..i bantaa..i bantaa..i bantaa..i
Banta..i bantaa..i banta..i

Buruh tani dan nelayan makanya gabah
Sedangkan mereka adalah raja
Untuk para pembesar pelayan kami
Sedangkan kalau makan gaji buta

Heraan heraan heraan heraan
Heraan heraan heraan...kembalikan
Beck to * **
Banta..i bantaa..i bantaa..i bantaa..i
Banta..i bantaa..i banta..i
Heraan heraan heraan heraan
Heraan heraan heraan...kembalikan



Sunday, March 13, 2016

Filsafat

Secara etimologis, filsafat diambil dari bahasa Arab, falsafah berasal dari bahasa Yunani, Philosophia, kata majemuk yang berasal dari kata Philos yang artinya cinta atau suka, dan kata Sophia yang artinya bijaksana. Dengan demikian secara etimologis, filsafat memberikan pengertian cinta kebijaksanaan.
Karl Heinrich Marx (lahir di TrierJerman5 Mei 1818 – meninggal di London14 Maret 1883 pada umur 64 tahun) adalah seorang filosuf, pakar ekonomi politik dan teori kemasyarakatan dari Prusia.
Konsep filsafat yang ditawarkan oleh Karl Marx mempunyai dampak yang sangat besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan, sejarah pemikiran modern, kebudayaan, seni, bahkan filsafat. Begitu banyak hal yang ia tawarkan mulai dari pemikirannya tentang alienasi, filsafat pekerjaan, materialism historis, hingga komunisme. Seperti yang diketahui bersama, lewat tulisan tulisannya, Marx sebenarnya menolak usaha usaha yang bersifat moralis belaka.
Sosialisme Marx berdasarkan pada penelitian syarat-syarat obyektif perkembangan masyarakat. Marx menolak pendasaran sosialisme pada pertimbangan-pertimbangan moral. Menurutnya sosialisme terwujud bila syarat-syarat obyektif penghapusan hak milik pribadi atas alat-alat produksi terpenuhi dan keadaan tersebut harus diciptakan.
Hukum dasar perkembangan masyarakat ialah bahwa produksi kebutuhan-kebutuhan material manusia menentukan bentuk masyarakat dan pengembangannya. Fakta sederhana itu ialah bahwa manusia pertama-tama harus makan, minum, bertempat tinggal, dan berpakaian. Setelah itu baru mereka melakukan kegiatan politik, ilmu pengetahuan, seni, agama, dan seterusnya. Jadi, produksi nafkah hidup material bersifat langsung. Dengan demikian tingkat perkembangan ekonomis sebuah masyarakat atau jaman menjadi dasar dari bentuk-bentuk kenegaraan, pandangan-pandangan hukum, seni, dan bahkan perkembangan pandangan-pandangan religius orang-orang yang bersangkutan. Dan itu beberapa pemikiran marx tentang filsafat kehidupan dan kebutuhan.
Filsafat di dalam agama mendasarkan bahwa pada filsafat itu otoritas akal murni secara bebas dalam penyelidikan terhadap kenyataan dan pengalaman terutama dikaitkan dengan kehidupan manusia, sedangkan agama mendasarkan pada wahyu.
Menurut Prof. Nasroen,S.H. mengemukakan bahwa filsafat yang sejati haruslah berdasarkan pada agama.apabila filsafat tidak berdasarkan pada agama dan filsafat hanya semata-mata berdasarkan atas akal pikiran saja. Maka filsafat tersebut tidak akan memuat kebenaran objektif karena yang memberikan penerangan dan putusan adalah akal pikiran. Sedangkan kesanggupan akal pikiran terbatas,sehingga filsafat yang hanya berdasarkan pada akal pikiran semata-mata akan tidak sanggup memberi kepuasan bagi manusia, terutama dalam rangka pemahamannya terhadap yang ghaib. maka dari itu dapatlah dipahami hubungan dan perbedaan antara filsafat dan agama sebagai berikut:
a.       Filsafat merupakan  suatu usaha manusia untuk mendapatkan suatu kebenaran yang hakiki, melalui akal budinya dengan segala kemampuan batiniyah,baik yang menyangkut hal-hal bersifat fasis maupun nonfisis, baik yang menyangkut manusia maupun alam semesta dengan segala permasalahannya.
b.      Filsafat dengan persamaan tersebut terdapat suatu perbedaan yaitu filsafat berpangkat tolak pada akal budi beserta seluruh potensi batiniyah manusia adapun agama kebenarannya bersumber pada wahyu Tuhan adapun manusia hanya menerima dengan suatu iman dan ketaqwaan.
c.       Filsafat bersifat rasional,komprehensif, dan sistematis yang terbatas pada kebenaran secara akal budi manusia.adapun agama tidak dapat dikenakan sistem kebenaran yang mengunakan hukum-hukum akal manusia.maka agama hanya mampu dipahami dengan hanya hukum tuhan.
Dalam perjalanan islam selama 15 abad ada fase dimana filsafat islam bisa dibilang mencapai puncak kejayaan, yaitu pada abad ke 7-12, para ahli pikir islam merenungkan kedudukan manusia didalam hubunganya terhadap sesama, dengan alam. Mereka berfikir secara sistematis dan analitis serta kritis sehingga lahirlah filusuf islam yang mempunya kemampuan tinggi karna kebijaksanaanya.namun demikian tidak semua ulama’ islam sepakat dengan adanya filsafat islam islam, mereka yang tidak sependapat dengan filsafat islam beralasan bahwa “ adanya filsafat islam dianggap bid’ah dan menyesatkan”
1.      Pembagian Aliran pemikiran filsafat islam
a)      Periode mu’tazilah
b)      Periode filsafat pertama
c)      Periode kalam As’ary
d)     Periode filsafat kedua

Achmadi, Asmoro. 2001. Filsafat Umum. Jakarta : PT. Raja Grafindo.
Magnis-Suseno, Frans, 2003. Pemikiran Karl Marx Dari Sosialisme Utopis ke Perselisihan Revisionisme. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.